Uncategorized

Singkatkan Salam dengan “Ass” : Itu Bokongmu?

original posting blog di sini.

Anda sering membuka diskusi dengan mengucap salam yang disingkat dengan “ass”? Meski mungkin sebahagian orang akan paham maksud baiknya, tapi sadarkah bahwa singkatan “ass” itu juga bermakna bokong/pantat dalam bahasa Inggris, dan beraroma sarkastik berupa umpatan?

 

Sedari dulu saya sering gusar dengan banyak pesan singkat via sms, BBM, YM, email atau bahkan surat yang membuka komunikasi dengan salam yang disingkat “ass”. Saya sepenuhnya memahami bahwa maksud si penyampai mungkin baik, mengucapkan salam yang berarti mendoakan keselamatan pihak di seberang pesan. “ass” adalah singkatan kolokial/prokem untuk assalaamu alaikum, dan biasanya disampaikan oleh anak gaul/anak muda yang mungkin kerepotan atau keberatan menulis panjang-panjang salam tersebut (aneh ya, berdoa kok kerepotan).

Dengan tiga karakter singkat itu, space pesan bisa diluangkan lebih banyak untuk pesan inti, tanpa meninggalkan tata krama berkomunikasi. Dibanding menulis lebih lengkap “salam” atau “assalamu alaikum” atau “Assalaamu alaikum wr wb”, kelihatannya singkatan “ass” juga menunjukkan bahwa yang bersangkutan ‘menguasai” bahasa prokem/kolokial anak gaul jaman sekarang.

Acapkali menerima salam yang disingkat seperti itu, bayangan saya langsung membentuk bagian tubuh belakang manusia, seakan ia hendak mengatakan “Ini bokongku!” Naudzubillah.

Namun apa daya, meski maksudnya baik tapi sejatinya singkatan “ass” itu bisa bermakna ganda, atau dalam struktur berbahasa dikenal sebagai kata yang ambigu. Bisa menimbulkan dua kesan yang berbeda, karena kata “ass” juga dikenal dalam bahasa inggris yang bermakna bokong/pantat. Kata “ass” ini bahkan sering kita dengar dalam film2 produksi Hollywood ketika si tokoh bermaksud mengumpat. Pernah dengar kata umpatan “ass-hole” atau “kick your ass” atau “ass-sucker”? itu hanya sebagian dari kata-kata jorok yang bisa dirangkai dari kata “ass”.

Saya khawatir bahwa ucapan salam yang disingkat dengan “ass” kemudian akan kehilangan makna spiritualnya, mungkin buat sebahagian orang hal ini remeh temeh. Tapi sesungguhnya kita berpeluang kehilangan pahala ketika menyampaikan hal yang baik tapi dengan cara yang berbeda. Sebahagian orang yang peduli dengan bahasa akan terganggu dengan singkatan tak senonoh ini.

Salam merupakan ucapan yang baik, bila disampaikan dengan baik pula. Bahkan dalam agama Islam, dan agama mana pun, mendoakan keselamatan orang lain adalah hal yang terpuji bahkan wajib. Menunjukkan bahwa ikatan emosional antar sesama, terangkai dengan baik dalam ucapan doa keselamatan tersebut.

Daripada anda menyingkat salam dengan “ass”, sebaiknya disingkat dengan yang lebih elok, mungkin butuh tambahan dua karakter menjadi “salam”. Toh itu masih terhitung singkat dan maksudnya akan tersampaikan dengan sendirinya tanpa ada ambiguitas dalam maknanya. Hal ini juga berlaku untuk singkatan “ass wr.wb” yang juga berkonotasi bokong. Lebih baik disingkat “salam” atau “assalamu alaikum”, itu jauh lebih dari cukup tanpa merepotkan anda.

So, mari kita sembunyikan bokong kita dari muka umum. Dan ganti dengan ucapan doa penuh Rahmat yang singkat tapi berpahala “SALAM”.


Paccarita adalah ikon dari komunitas blogger Makassar, Anging Mammiri Paccarita adalah anak kecil yang ceria dan senang berbagi banyak hal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *