Klarifikasi Soal 8 Minggu Ngeblog

8 Minggu Ngeblog

8 Minggu Ngeblog

Awalnya hanya dari niatan iseng. Ketika itu di milis project Anging Mammiri saya melempar usul ngeblog seru, ngeblog dengan tema tertentu. Tujuan utamanya hanya untuk merangsang minat ngeblog teman-teman yang nampaknya mulai kendor. Usulan ini disambut teman-teman yang lain, bahkan konsepnya dimatangkan. Diusulkanlah ide untuk menantang blogger menulis secara konsisten selama 8 minggu dengan tema yang berbeda-beda. Satu per satu mengulurkan tangan untuk menyumbang hadiah, sekadar untuk menyemangati para peserta.

Di awal kami hanya menargetkan maksimal peserta 20 orang karena targetnya memang hanya warga milis dan facebook group Anging Mammiri. Angka 20 sudah jadi angka maksimal, apalagi karena hadiahnya juga tidak seberapa. Hanya kaos, paket rajutan dan buku. Kebetulan saja Rara punya paket menginap di Bali yang belum terpakai dan disumbangkan untuk 8 Minggu Ngeblog.

Tapi, ketika informasi 8 Minggu Ngeblog ini diekspos ternyata sambutan dari blogger luar Anging Mammiri besar sekali. Ada yang bertanya: bolehkah ikut walaupun bukan anggota Anging Mammiri? Karena niat awalnya hanya untuk merangsang niat ngeblog ya tentu kami iyakan saja. Sepanjang mereka mau memasang banner Anging Mammiri dan banner 8 Minggu Ngeblog silakan ikut, begitu jawaban kami.

Ketika minggu kedua mulai berjalan, ada lagi yang bertanya: bolehkah ikut meski tidak dari awal? Ini sebenarnya jadi perdebatan juga. Peraturan awalnya adalah: berkomitmen untuk ikut 8 Minggu Ngeblog dan memposting tulisan minimal 1 setiap minggunya. Tapi, sekali lagi karena ini tujuannya untuk merangsang minat ngeblog maka ya sudah, kami iyakan saja. Seiring berjalannya waktu, peserta makin banyak. Tulisan yang masukpun sangat jauh di luar perkiraan kami.

Di antara 111 peserta, Honeylizious memang yang paling banyak menyumbang tulisan. Total tulisannya 38 dalam 6 minggu meski dia bersikeras menyetor 44 tulisan dalam 7 minggu. Saya hanya berpegang pada form pendaftaran dan di minggu kelima dia sama sekali tidak tercatat. Saya mengecek berkali-kali, tapi tetap tidak menemukan nama dan url blognya. Saya tidak tahu salahnya di mana, yang jelas saya berani bersumpah tidak pernah mengutak-atik form pendaftaran peserta tersebut.

Kalau Honeylizious yang tulisannya paling banyak, kenapa bukan dia yang juara?

Seperti yang saya bilang, total tulisan Honeylizious memang terbanyak, 38 tulisan (meski dia tetap bersikeras 44 tulisan) tapi dari total 8 minggu menurut form pendaftaran dia absen di 2 minggu. Soal kuantitas, harus diakui kalau dia memang luar biasa. Dalam seminggu bahkan pernah menyetor 12 tulisan. Tapi, sekali lagi dia gagal di konsistensi karena bolong di minggu pertama dan minggu kelima.

Konsistensi jadi kata kunci buat saya dan Rara yang jadi juri 8 Minggu Ngeblog. Perdebatan sempat muncul, Rara hanya mau memberi nilai untuk peserta yang konsisten ikut 8 minggu tanpa bolong sementara saya juga tetap mau memasukkan nilai peserta meski tidak ikut kedelapan minggunya (termasuk Honeylizious tentu saja). Akhirnya diambil jalan tengah, tentu tidak etis kalau kami tidak menghargai kerja keras peserta meski dia tidak ikut delapan minggu.

Jalan tengahnya adalah membuatkan pengurangan nilai untuk yang tidak konsisten ikut 8 minggu serta memberi tambahan nilai untuk yang konsisten ikut 8 minggu. Pengurangan nilainya adalah rata-rata postingan dibagi jumlah minggu. Jadi nilai postingan Honeylizious yang 38 dikali 10 (point per tulisan) kemudian dibagi 6 dan ditambah nilai kualitas tulisannya yang mendapat nilai 6. Hasilnya: 323. Sementara itu Jiah Al Jafara yang menyetor 27 tulisan mendapat tambahan 80 point (10 x 8 minggu) ditambah nilai kualitas tulisannya yang mendapat nilai 8, hasilnya: 358.

(lengkapnya lihat di gambar di bawah ini)

Rekap 8 Minggu Ngeblog

Kenapa peraturan pengurangan dan penambahan nilai itu muncul belakangan? Bukan dari awal?

Anggaplah itu sebagai improvisasi. Dari awal kami juga sudah berimprovisasi ketika memperbolehkan orang ikut meski tidak dari awal dan itu jelas melanggar aturan awal. Tapi sekali lagi, kami hanya mau merangsang minat ngeblog jadi meski tidak ikut dari awal ya tidak ada masalah. Belakangan kami tetap sepakat untuk mengistimewakan mereka yang konsisten ikut 8 minggu. Dari situlah kemudian muncul ide untuk memberikan tambahan nilai untuk yang konsisten serta pengurangan nilai untuk yang tidak konsisten.

Dari 12 orang peringkat teratas (sesuai paket hadiah) kebetulan hanya Honeylizious yang ada bolongnya. Kalau misalnya kami tidak berimprovisasi untuk memberi tambahan dan pengurangan nilai maka rasanya kami malah curang karena tidak memberi penghargaan untuk 11 orang lainnya yang konsisten ikut selama 8 minggu. Toh meski memberi pengurangan nilai, kami tetap memberi penghargaan untuk Honeylizious dengan menempatkannya di urutan kedua karena memang tulisan yang dia setor adalah yang terbanyak.

Kalau misalnya Honeylizious menyetor 2000 tulisan, apa dia tetap peringkat kedua?

Tentu tidak! Kalau saja misalnya benar dia menyetor 44 tulisan maka dia pasti akan jadi peringkat pertama. Sayangnya saya hanya menemukan 38 tulisan miliknya, sekali lagi saya berani sumpah kalau memang cuma itu yang saya dapatkan meski dia tetap bersikeras jumlahnya 44 tulisan.

Atau jangan-jangan pemenangnya sudah disetting?

Untuk pertanyaan ini saya hanya bisa ketawa. Kami pernah bikin lomba blog yang lebih besar, yang hadiahnya sampai belasan juta tapi membuat setting untuk pemenang tidak pernah terpikirkan. Kalau memang mau membuat setting pemenang, kenapa harus memenangkan orang lain yang tidak kami kenal sama sekali? Kenapa tidak dari awal saja ajang ini kami bikin tertutup kalau memang cuma mau bagi-bagi hadiah?

Sekali lagi, kami pernah bikin lomba blog yang hadiahnya belasan juta dan pemenangnya orang luar komunitas kami. Kalau memang mau mengatur pemenang mending lomba blog itu saja yang kami atur daripada ajang kecil-kecilan seperti ini.

Apa lagi ya? Sepertinya klarifikasi saya sampai di sini saja. Saya tahu beberapa hari belakangan ini Honeylizious terus menerus mengangkat isu ini dan menyebar isu kalau kami mencuranginya. Saya bisa paham karena tentu di awal dia sudah punya ekpektasi lebih dari ajang ini. Espektasi yang sayangnya berbeda dengan spirit awal dari ajang 8 Minggu Ngeblog. Belakangan dia sendiri juga mengaku kalau dia tidak butuh dorongan untuk ngeblog, dia memang hanya mengejar hadiah. Nah, letak perbedaannya di sini.

Saya juga paham kalau dia begitu panas karena selama ini saya dan Anging Mammiri secara resmi tidak memberikan tanggapan panjang lebar atas gugatan dan tuduhannya. Bukan bermaksud cuek tentu saja, tapi semata karena adanya halangan termasuk kendala teknis. Beberapa hari yang lalu Honeylizious mengirim direct message ke saya mempertanyakan soal klarifikasi. Saya berjanji akan memberikan klarifikasi tertulis dalam 1-2 hari. Kalau website Anging Mammiri belum sembuh maka saya akan menuliskannya di blog pribadi, dan janji itu saya penuhi.

Mudah-mudahan selepas ini Honeylizious menepati janjinya di direct message. Dia berjanji kalau kami sudah memberikan klarifikasi secara tertulis maka dia akan mengikhlaskan semuanya. Saya sudah menuntaskan janji, sekarang gantian saya menagih janji. Akhir kata, saya mewakili teman-teman Anging Mammiri memohon maaf jika memang ada kesalahan dan kekurangan dalam pelaksanaan 8 Minggu Ngeblog. [dG]


About the Author

iPul Gassing
Pemilik DaengGassing.com | Suka ngeblog | Belajar desain grafis dan motret | Pernah jadi ketua Anging Mammiri | Pengguna media sosial |

Be the first to comment on "Klarifikasi Soal 8 Minggu Ngeblog"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*