"/>

지금 우리 한국 알

Foto bersama
Foto bersama

Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar di awal malam  tak menyurutkan niat para penggemar segala hal yang berbau Korea tuk datang ke Café Baca, di Jalan Adyaksa.  Hari itu, Jumat 17 Januari 2014, Pacca dan teman-teman di Komunitas Blogger Makassar kembali menggelar event bulanan wajib; Tudang Sipulung.   Tudang Sipulung pertama di awal tahun ini bertajuk “Tentang Korea.”

Antusiasme para penggemar Korea tuk menghadiri acara ini, sudah diperkirakan sebelumnya, mengingat begitu gencarnya serbuan K-Pop dan drama Korea  mengguncang seluruh dunia termasuk Makassar. Komunitas Pecinta Korea Makassar sudah terlihat memenuhi tempat duduk sebelah selatan, bahkan setengah jam sebelum acara dimulai. Hihihi luar biasa mereka.

Tudang Sipulung pertama, sekaligus program kerja pertama  Komunitas Blogger AngingMammiri di bawah kepemimpinan ketua baru, kak Ahmad alias Made alias Lontaraa ini  sedianya diisi oleh 2 pemateri, tapi demi memanjakan para pecinta Korea di kota ini, diisi oleh 4 pemateri sekaligus. Tiga pemateri orang Korea, yaitu Kim Dae Hwan, Cheong Min Gung dan Kim Hye Woo. Satunya lagi adalah Bapak Syahrun Sjam, Dosen Fakultas Bahasa, Jurusan Bahasa Korea Universitas Hasanuddin.   Kim Dae Hwan  yang lebih senang dipanggil Pak Surya  adalah dosen tamu di Jurusan Bahasa Korea Unhas, Cheong Min Gung; satu-satunya pemateri perempuan malam itu  adalah seorang guru di Kabupaten Takalar, sedangkan Kim Hye Woo sendiri adalah guru multimedia di Kabupaten Gowa.

Saking antusiasnya pecinta Korea yang hadir malam itu, penyajian Tudang Sipulung tidak seperti biasanya. Tidak ada materi yang dibawakan oleh 4 pemateri, tetapi langsung menyilakan kepada hadirin untuk mengajukan  pertanyaan apa saja  tentang Korea.

Suasana TS
Suasana TS

Pertanyaan demi pertanyaan meluncur dengan derasnya.  Awalnya  pertanyaan-pertanyaan yang diajukan belum terlalu dalam, tak jauh-jauh lah dengan drama Korea dan K-Pop.  Yah..harap dimaklumi, yang hadir malam itu mayoritas pecinta korea, bahkan dihadiri oleh fans garis keras Running Man hehe, asuhan Ahjumma Astrid.  Ada yang bertanya, “Apakah kisah-kisah  percintaan  muda-mudi orang Korea seromantis  yang kita saksikan di  drama-drama di layar kaca?

Tudang sipulung semakin seru ketika Kak Anchu mengajukan pertanyaan lebih serius, yah..sesuai pengalaman dan keseniorannya (umur?) . Pertanyaan yang memungkinkan hadirin mengambil pelajaran dari jawaban-jawaban para pemateri, seperti, “Apa sih sebenarnya resep yang dipakai oleh orang-orang Korea sehingga mereka mampu menguasai atau menginvasi  Negara-negara lain dengan Budaya dan teknologinya.”

Di antara jawaban yang dilontarkan pemateri, orang-orang Korea itu gigih. Mereka sudah terbiasa bekerja 14 – 18 jam sehari, 94 – 126 jam seminggu. Orang Korea dikenal sebagai bangsa yang memiliki etos kerja yang sangat tinggi. Bagi mereka waktu bukan hanya uang, emas, ataupun pedang, waktu adalah kehidupan itu sendiri.  Orang-orang Korea juga punya sikap disiplin yang luar biasa. Ini dibuktikan dengan banyaknya penduduk Korea Selatan yang bergelar Doktor dan Professor. Mereka sadar betul bahwa pendidikan adalah salah satu investasi terbaik masa depan.

Kim Hye Woo mengisahkan bahwa sejak kecil, dirinya sering kena hukum jika malas belajar. Sering sekali dia kena pukul kalau tidak disiplin.

Di antara pertanyaan yang menarik bagi Pacca adalah operasi plastik. Seorang hadirin menanyakan, mengapa di Korea, anak-anak muda begitu gampangnya mengopreasi plastik anggota badannya? Sudah jamaklah di Korea, anak gadis yang meminta hadiah ulang tahun. Sebegitu kurang pedenyakah orang-orang sana hingga harus operasi plastik? Jawaban yang dikemukakan, pemateri terlalu normatif. Semua orang ingin terlihat lebih ganteng dan terlihat lebih cantik, jadi tidak masalah, yang penting kita punya duit. Meski demikian, saya ujar KimHye Woo, meski mampu, tidak akan operasi plastik, karena saya sudah mensyukuri pemberian Tuhan.  Semakin malam, peserta semakin antusias bertanya, namun hampir semua pertanyaan seputar drama Korea dan K-Pop.

TS-nya ramaiii!
TS-nya ramaiii!

Acara semakin menarik tatkala Pak Syahrun mempersilahkan Lala, murid beliau di Ansan dan seorang  Mahasiswi berjilbab –anaknya cantik, tapi namanya lupa 😀 anak didik beliau di Unhas untuk menceritakan pengalamannya selama backpacking di Korea selama sebulan. Deskripsi singkat keduanya tentang Korea, setidaknya bisa menambah pengetahuan yang hadir malam itu tentang Korea selatan.

Boleh dikatakan Tudang Sipulung malam itu merupakan Tudang Sipulung paling ramai selama sejarah diadakannya Tudang Sipulung. Selain komunitas pecinta korea, hadir pula mahasiswa2 dari UNM. Ditambah lagi Pak Syahrun membawa belasan muridnya dari Lembaga Bahasa Korea Ansan, tempat belajar bahasa Korea di bilangan Talasalapang.

Seperti biasa acara malam itu ditutup dengan foto-foto. Ah, pokoknya seru! Kita jadi banyak tahu tentang semangat dan etos kerja orang Korea yang tinggi. Oke deh, sampai ketemu di Tudang Sipulung berikutnya yaaaa.

NB: judul di atas dalam bahasa Korea, artinya: sekarang kita tahu tentang Korea..hahaha. Makasih om Gugel


3 Comments

  1. acit October 15, 2014
  2. Dewi February 9, 2015
  3. shindy April 14, 2015

Leave a Reply