Berkumpul di Halaman yang bernama Buku

Di sebuah halaman, strata, status sosial serta fungsi itu sederajat, semuanya memiliki nilai yang sama. Di halaman itu pula, kertas, tinta, huruf, kata, kalimat dan semua perangkat pendukung lainnya berkumpul saling melengkapi satu sama lain hingga dapat berbentuk sesuatu yang bernama buku. berdasarkan pemikiran itulah, kegiatan Tudang Sipulung bulan April 2014 mengambil tema “Berkumpul di Halaman Buku” dengan mengundang teman-teman Komunitas dan perkumpulan yang berhubungan dengan perangkat-perangkat buku, untuk berkumpul: bercerita, berbagi dan berpuisi di halaman buku dalam merayakan Hari Buku Sedunia di Makassar.

Hari Buku di Makassar -TSAM - April - sampul

Dalam tudang sipulung kali ini, pacca mengundang 5 perangkat yang sangat erat kaitannya dengan buku: Penerbit Ininnawa (@1ninnawa), Komunitas Klub Buku Makassar (@klubbuku_mks), Perkumpulan Pembaca dan Review Buku di Makassar (@ammacaki), Gerakan Buku Bagi NTT (@bukubagiNTT) dan Pembaca Puisi Makassar (@malamsureq).

Walau pun waktu pelaksanaan kegiatan Tudang Sipulung kali ini sedikit molor, itu tidak menyurutkan semangat teman-teman untuk datang dan merayakan hari buku sedunia di Makassar. Saat acara tudang sipulung dimulai, beberapa dari kakak-kakak sudah mulai bercerita tentang buku kesayangan yang telah dibawanya dari rumah. Kakak-kakak ini berbagi dan bercerita nilai histori dari buku kesayangannya itu. Setelah itu dilanjutkan dengan sharing bersama Penerbit Ininnawa Makassar (@1ninninawa) yang diwakili oleh Kak Jimpe. Kak Jimpe bercerita perjalanan panjang dari Penerbit Ininnawa di Makassar, Kak Jimpe juga bercerita banyak tentang Kampung Buku.

Hari Buku di Makassar -TSAM - April

Setelah itu sesi berikutnya dilanjutkan dengan Perkenalan Gerakan Buku Bagi NTT (@bukubagiNTT), Kakak ivon sebagai volunteer Buku Bagi NTT wilayah Makassar menceritakan bagaimana teman-teman dari NTT merasa khawatir akan penyebaran buku-buku yang kurang merata di NTT, Sadar akan hal tersebut gerakan ini pun dibangun oleh anak muda kreatif NTT dan melibat semua kalangan hingga ke Makassar.

Selanjutnya giliran kakak Perkumpulan Pembaca dan Review Buku di Makassar (@ammacaki) dan Komunitas Klub Buku Makassar (@klubbuku_mks) yang sharing seputar komunitas mereka. Komunitas Ammacaki adalah kumpulan pecinta buku di Makassar yang di mana mereka akan mereview buku-buku yang telah mereka baca. Tidak ketinggalan Komunitas Klub Buku Makassar yang saat itu diwakili oleh kakak dwi. Ia menjelaskan bagaimana komunitas ini mengumpulkan para pecinta buku di kota Makassar, anggota komunitas ini dapat saling meminjam buku, memberikan informasi buku-buku murah dan menginformasikan buku-buku keren yang lagi beredar di toko-toko buku Makassar.

Hari Buku di Makassar -TSAM - April malam sureq

Setelah sampai pada sesi akhir, tiba saatnya kakak-kakak dari @malamsureq menutup acara “Berkumpul di Halaman Buku” malam itu dengan pembacaan puisi yang berentetan. Dengan menggunakan penerang cahaya lilin, mereka @boom2s, @priahujan, @jejaksajak, @sajakimut dan @_falra seakan menghujani para peserta tudang sipulung malam itu dengan pelukan kata hingga halaman terakhir.

Begitulah cara Pacca dan teman-teman komunitas lainnya “Berkumpul di Halaman Buku” dalam perayaan Hari Buku Sedunia 23 April 2014 di Makassar. Terima kasih buat kakak-kakak yang sudah datang berkumpul di acara pacca yang sederhana. Bulan depan pacca akan kembali lagi dengan format dan tema tudang sipulung yang berbeda. Salam.


About the Author

Paccarita
Paccarita adalah ikon dari komunitas blogger Makassar, Anging Mammiri Paccarita adalah anak kecil yang ceria dan senang berbagi banyak hal.

Be the first to comment on "Berkumpul di Halaman yang bernama Buku"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*