Kumpul Blogger di Masakini

Rabu 15 Agustus 2018, belasan bloger Makassar meluangkan waktu untuk berkumpul di lantai 3 Masakini Café, Jln. Penganyoman Makassar. Acara ini sebenarnya dadakan, berawal dari ajakan Axis Makassar untuk memanfaatkan ruangan yang telah mereka sediakan di Masakini Café. Tawaran ini kemudian disambut baik oleh teman-teman Anging Mammiri. Maka, dua hari sebelum peringatan kemerdekaan Indonesia, berkumpullah para blogger Makassar yang sudah lama tidak berkumpul ini.

Suasana acara kumpul-kumpul

Iya, sejak beberapa bulan terakhir ini Anging Mammiri memang agak jarang berkumpul. Kesibukan para personil jadi alasan utamanya. Namun, meski jarang berkumpul interaksi antar anggota tetap terjalin dong. Mungkin karena jarang berkumpul juga makanya malam itu beberapa anggota cukup antusias untuk datang.

Dimulai sekitar pukul 20:00 WITA, para anggota memulai dengan perkenalan diri. Beberapa di antaranya memang masih terhitung anggota baru dan baru kali itu hadir dalam acara-acara Anging Mammiri. Kumpul-kumpul malam itu memang tidak punya tema khusus, namanya kumpul-kumpul ya semua anggota hanya berkumpul saja. Kenalan, dan berbagi pengetahuan serta pengalaman bloging, utamanya dari para blogger yang sudah duluan ngeblog.

Kak Qiah adalah salah satu peserta yang paling banyak sharing malam itu. Kak Qia yang punya pengalaman sebagai fotografer juga berbagi pengalamannya tentang bagaimana memaksimalkan foto dalam blog, dan tentunya memaksimalkan layout blog agar menarik. Sementara itu kak Nunu yang juga adalah ketua Anging Mammiri berbagi tentang menulis. Maklum, beberapa teman yang hadir malam itu mengeluh tentang bagaimana susahnya menemukan motivasi dalam menulis.

Menumbuhkan motivasi buat menulis ini memang susah-susah gampang ya gaes? Kadang sudah ada ide di kepala, tapi mood untuk menulis itu yang susah dicari. Akibatnya, blog jadi berdebu karena jarang diisi. Padahal, kata Daeng Ipul blog yang jarang diisi itu juga akibatnya akan sulit diindeks oleh Google.

Dari salah satu peserta, ada Bunda Dawiah yang sangat menarik perhatian. Beliau ini adalah seorang pengajar senior yang sudah berusia di atas 50 tahun. Namun, meski usianya sudah cukup senior namun beliau ternyata masih semangat untuk ngeblog.

“Saya mau pensiun dengan bahagia,” katanya. Bagi Bunda Dawiah, ngeblog adalah salah satu caranya untuk tetap bahagia. Sungguh sebuah hal yang sangat patut dicontoh, apalagi oleh para generasi muda. Ngeblog itu batasnya hanya kemauan, bukan usia.

Acara malam itu selesai sekitar pukul 22:00 WITA. Ada banyak pengetahuan baru dan hal-hal baru yang dibagikan malam itu. Ada juga semangat baru dari teman-teman untuk kembali menulis dan mengisi blognya.

Foto barenggg!!!

Mungkin di belakang hari, ketemu-ketemu seperti ini harus lebih sering lagi diadakan. Sekadar bertemu saja, tidak harus ada tema khusus. Toh dengan pertemuan yang seperti ini semangat untuk ngeblog bisa dihidupkan kembali.

Jadi? Kapan ngeblog lagi?


About the Author

Paccarita
Paccarita adalah ikon dari komunitas blogger Makassar, Anging Mammiri Paccarita adalah anak kecil yang ceria dan senang berbagi banyak hal.

Be the first to comment on "Kumpul Blogger di Masakini"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*