• Artikel,  Gathering,  Info Blog,  Umum,  Wisata

    Tamu dari Jepang

    Baru (kembali) jadi orang Galesong, berkat pak prof Aminuddin Salle… hehehe nenek moyang (papaku) dari sana dan bisa bahasa Makassar. Aku tidak bisa, baru mau belajar nih. Kenalkan namaku Daeng Senga hehehe (sebuah komentar di status Facebook saya)   Kopdar dengan Mbak Imelda   Surprais! Bagaimana saya tak terkejut. Penulis komentar di sebuah status Facebook saya itu bernama Imelda Coutrier. Sepintas lalu, dari namanya orang akan menebak, kalau bukan berdarah indo, mungkin ia bersuamikan orang bule.

  • Budaya,  Kolaborasi,  Makassar

    10 Perempuan dalam Bingkai Rumata’

    22 April pagi itu Rumata’ Artspace, sebuah Rumah Budaya di Makassar tampak lengang. Hanya ada kami sekeluarga yang melihat-lihat pameran seni yang menampilkan karya 10 perempuan. Kira-kira separuh bagian dari bangunan yang didominasi warna abu-abu itu dijadikan galeri yang memajang aneka karya seni. Pameran bertajuk “Mother. Daughter. Sister. An Endless Conversation” berlangsung dari tanggal 19 April hingga 19 Mei 2014 di sana. Kesepuluh perempuan yang berpartisipasi di sana adalah Anggraini Herman, Citra Ramadhani, Eka Besse Wulandari, Dini R. Hapsari, Ina Waloni, Ni Nyoman Anna Marthanti, Rania Zumadi, Tenri Pakkua Bungawalia, Ulfa Faisal, dan Yulianti Tanyaji. Di dekat daftar tamu yang mesti diisi oleh setiap pengunjung, terdapat daftar profil kesepuluh perempuan…

  • Makassar

    Saudaranya Pasar Kalimbu

    “Jangan dulu, belum pa ka’ bergaya!” seru salah seorang pedagang ketika saya hendak memotret sebuah sisi di “saudaranya pasar Kalimbu” di pagi itu. “Cepa’ mako, mau ki’ masuk Gogel ini,” seru seorang pedagang lain yang berada di dekatnya. Waah, mereka tahu juga Google rupanya. Pasar kaget itu terletak kira-kira 50 meter dari pasar Kalimbu. Pasar Kalimbu adalah sebuah pasar yang terhubung ke pasar Terong. Letaknya kira-kira 100 meter di sebelah utara jalan Kerung-Kerung. Awalnya saya iseng-iseng saja beli sayur-mayur di sana. Eh, ternyata harganya murah. Akhirnya saya mulai suka ke sana. Mulanya saya ke sana sekitar pukul 10 pagi. Lalu coba-coba datang pukul 8 lewat. Berdasarkan informasi dari seorang kawan,…