"/>

Adek Ovan: Tumor Mulut dan Kepedulian

Sarna yang berumur kisaran 40an tahun dengan sabarnya mencoba menenangkan Muhammad Ovan bin Amran (16 tahun) dari rintihan kesakitan yang dikeluarkan dari mulutnya, terlihat Sarna sekali-kali mengusap-usap punggung anaknya itu sebagai isyarat untuk tetap sabar menghadapi penyakit ganas pada mulutnya. Rintihan-rintihan kesakitan Ovan itu seakan memenuhi ruangan kamar nomor 204 lantai 2 Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar yang ditempati Ovan dan keluarganya saat ini.

Pipi Ovan terlihat membengkak sebesar 3 kepalan tangan yang digabungkan, terlihat tumor ganas berwarna hitam yang menyerupai darah kental keluar dari mulut kecilnya. Sesekali Terlihat Sarna memperbaiki Al-quran kecil bersampul kuning emas yang sengaja ia diletakkan di atas kepala Ovan dan berharap itu sebagai obat alternatif untuk bertahan dari penyakit Tumor Mulut dialami anaknya Ovan.

adek ovan

Ovan adalah anak ke-tiga dari lima bersaudara dari pasangan Amran Mado yang berkerja sebagai guru di salah satu sekolah dasar di Palu dan Sarna yang kesehariannya hanya seorang ibu rumah tangga, mereka bersama ke-5 anaknya tinggal di Perumnas Tinggede Palu Sulawesi Tengah. Pada tahun 2013 Oval sempat menyelesaikan Sekolah Dasarnya di Palu, pada akhir tahun 2013 Tumor Mulut oval ini sudah mulai terlihat tapi karena keterbatasan materi orang tuanya hanya memberikan pengobatan herbal pada Ovan, karena tumor Ovan semakin membesar, orang tuanya pun merujuk Ovan ke salah satu rumah sakit di Palu untuk segera ditangani.

Bukannya mendapatkan perkembangan positif, penyakit Ovan semakin hari semakin para hingga pipi kirinya semakin membesar akibat tumor tersebut. Pihak Rumah Sakit Palu akhirnya merujuk Ovan ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo di Makassar. Sesampai di Makassar, keluarga Ovan mendapatkan kesulitan dalam prosedur yang diterapkan RS Wahidin Sudirohusodo. Karena Ovan harus secepatnya diberikan penanganan medis, akhirnya keluarga Oval membawanya ke Rumah Sakit Ibnu Sina untuk segera ditangani.

Saat ini Muhammad Ovan dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Penanganan medis terus diberikan kepada Ovan, dari obat-obatan, kemotrapi, hingga perencanaan operasi pengangkatan tumor yang akan segera dilakukan. Tapi sebelum melakukan operasi pengangkatan tumor, Ovan diwajibkan untuk terus melakukan kemoterapi agar pembengkakan pada pipi kirinya mengecil terlebih dahulu.

adek ovan dan keluarganya

***

Dalam hal materi keluarga ovan hidup dalam keterbatasan yang mengandalkan gaji guru dari Amran Mado, sedang biaya penanganan medis ovan saat ini sangat kompleks dan terbilang bukan biaya murah. Uluran tangan kawan-kawan dan saudara sangat dibutuhkan oleh keluarga Ovan saat ini.

Beberapa teman komunitas di Makassar, Berbagi Nasi Makassar (@Berbaginasimks), Pajappa Makassar (@pajappa_) dan Komunitas Blogger Makassar AngingMammiri (@paccarita) membuka donasi bagi siapa saya dermawan yang terpanggil ikut membantu meringankan beban Ovan dan keluarganya.

Donasi dapat anda kirimkan melalui:

BNI SYARIAH
Nomor Rekening : 0306686605
Atas nama : Nurul Pratiwi
———————————
MANDIRI SYARIAH
Nomor Rekening : 2203198615
Atas nama : Nurul Pratiwi
———————————
BCA
Nomor Rekening : 3652698210
Atas nama : Saprilla
———————————
BUKOPIN
Nomor Rekening : 1606002058
Atas nama : Afif Alhariri Pratama

*note: setelah melakukan transfer mohon melakukan konfirmasi pada nomor di bawah ini

  • Alan : 082348588884
  • Appy : 085397217723

*foto by @berbaginasimks


Leave a Reply