Kelas MAM : Membangun Konsistensi Menulis

Kelas MAM Membangun Konsistensi Menulis

Saat memutuskan untuk mulai memindahkan media curhat dari buku harian ke blog beberapa tahun silam, tidak pernah sedikit pun terlintas akan seserius ini. At least, saya mulai memikirkan soal ejaan yang baik dan benar, tata bahasa yang sesuai kaidah-kaidah dan hal-hal lain terkait dunia per-blogging-an.

Bergabung di Komunitas Blogger AngingMammiri (AM) atau “rumah” bagi para bloger di Makassar merupakan salah satu hal paling menyenangkan dan mengejutkan. Menyenangkan karena teman-teman bloger Makassar membuat saya mau belajar banyak hal yang awalnya bukan minat saya, seperti soal desain dan kawan-kawannya kalo nulis dan mengejutkan karena entah dengan pertimbangan apa saya kemudian dipilih sebagai Ketua Kelas Menulis Makkunrai AngingMammiri (MAM). Wow, sungguh sebuah beban, mengingat tulisan saya saja rasanya tidak layak dipublikasikan haha.

Berangkat dari amanah mahapenting tersebutlah saya bersama pengurus lain dalam komunitas ini mengadakan Kelas Menulis perdana di tahun 2019. Kelas Menulis MAM diadakan Sabtu, 16 Maret lalu di Confie Co-working Space, Jalan Penjernihan Raya Kompleks PDAM No. 7. Sebelumnya, saya sudah menyebar pranala pendaftaran bagi siapa saja yang ingin mengikuti kelas menulis ini dan responsnya cukup menggembirakan. Namun, hari H saya juga sempat cemas banyak yang tidak hadir karena saat itu hujan mengguyur Kota Makassar tanpa ampun. Kekhawatiran itu tidak terbukti karena ternyata teman-teman bloger Makassar tetap semangat ikut kelas tersebut.

Di kelas menulis perdana ini, saya mengundang salah satu bloger senior dan panutan di AngingMammiri, Kak Mugniar. Tema Kelas Menulis MAM perdana ini adalah Membangun Konsistensi Menulis. Kenapa konsistensi? karena banyak bloger di luar sana yang mengakunya punya blog tapi update terakhir postingannya entah berapa juta tahun yang lalu, salah satunya adalah saya yang merupakan seorang bloger yang malas. Sebagai prokrastinator sejati, prinsip hidupku adalah kalau bisa dikerjakan nanti, kenapa harus diselesaikan sekarang?

Nah, atas dasar kebiasaan buruk nan jelek itu, hamba ingin hijrah menjadi bloger yang lebih konsisten, lebih memperhatikan ejaan yang baik dan benar, menulis bukan cuma curhat wae isinya, dan segala aturan agar dapat dikatakan sebagai bloger yang baik nan bersahaja.

Pas mengajukan tema ini, ternyata memang antusiasnya tinggi makanya saya semakin yakin kalau sebenarnya banyak yang merasakan keresahan yang juga saya alami dan mengundang kak Niar (sapaan sayang dan akrab kami kepada kak Mugniar) merupakan pilihan yang tepat bin jitu. Tidak tanggung-tanggung kelas kemarin Kak Niar langsung memaparkan 22 manfaat ngeblog. Apa saja manfaat ngeblog menurut Kak Niar ? Simak di bawah ini:

  1. Untuk menjadi prasasti sejarah pribadi. Selain dokumentasi, menulis di blog juga bisa melanggengkan ingatan kita terhadap momen-momen tertentu loh.
  2. Semakin terampil menulis
    Di blog, ada interaksi berbalas komentar dengan pengunjung blog. Hal itu membuat keahlian menulis kita semakin terasah, jangan dianggap enteng!
  3. Semakin kreatif karena ide semakin mudah datangnya
  4. Aktualisasi diri
  5. Meluasnya jaringan pertemanan. Dalam hal ini, saya sangat sepakat 1000%.
  6. Terapi atau refreshing, mengatasi trauma, dan bermanfaat untuk kesehatan. Hal ini berdasarkan jurnal yang dibaca oleh Kak Niar. Jadi, ini bukan asal ngomong ya.
  7. Hidup lebih produktif
  8. Membantu orang lain secara materi
  9. Memotivasi orang lain dan diri sendiri
  10. Meningkatkan kemampuan komunikasi lisan. Secara tidak langsung ketika komunikasi tulisan kita terlatih, pasti komunikasi lisan ikut terasah
  11. Berkesempatan mengikuti kegiatan menarik, seperti staycation dan diundang dalam berbagai kegiatan
  12. Menambah wawasan diri sendiri dan orang lain
  13. Pengembangan diri
  14. Mencegah penuaan. Menurut Fatima Mernissi, setiap goresan pena dapat menghilangkan keriput di wajah. Ini juga berdasarkan penelitian wahai handai taulan
  15. Menjernihkan pikiran. Bagi beberapa orang, menulis bisa menjadi stress relief
  16. Mengkritik secara berbeda. Ini banyak dilakukan juga. Cara menyampaikan kritik lewat tulisan biasanya lebih deep
  17. Menyampaikan pesan kepada orang lain
  18. Membuka mata dunia tentang daerah kita. Siapa lagi yang mau memperkenalkan daerah kita kalau bukan kita sendiri? Betul tidak?
  19. Pintu rezeki. Semua butuh proses makanya harus konsisten. Hal ini pernah dibahas mengenai penghasilan bloger yang bisa sampai puluhan juta rupiah per bulan. Kalau mau sampai di level tersebut, tentunya harus konsisten dan butuh effort yang jauh lebih besar Ferguso!
  20. Menjadi amal jariyah. Menulis dan menyebarkan kebaikan bisa dihitung sebagai menabung amal loh
  21. Introspeksi diri
  22. Membawa ke dalam gerakan yang lebih besar. Banyak perubahan yang terjadi berawal dari tulisan, the power of word

Bagaimana? sudah dijejalin 22 manfaat ngeblog lalu anda tetap malas? Kak Niar mengungkapkan dari manfaat ngeblog tersebut harusnya bisa menjadi pemantik semangat untuk terus konsisten menulis di blog. Ada tiga hal dasar yang bisa dijadikan acuan menulis blog menurut Kak Niar:

  1. Memberikan target ke diri sendiri. Kalau ada target, kita jadi ada reminder saat kemalasan itu menghampiri.
  2. Komitmen. Jika anda sudah membuat blog, komitmen dong, kudu rajin nulis biar blognya ada isinya.
  3. Fokus. Fokus membantu kita tetap konsisten. Kalau handai taulan sudah menargetkan minimal seminggu sekali mengunggah tulisan baru, pasti pelan-pelan bisa fokus dan konsisten.

Ngomong-ngomong Kelas MAM masih akan dilaksanakan sebulan lagi, tepatnya di bulan Mei. Apakah handai taulan sekalian ada saran tema di kelas selanjutnya? Silakan tulis di kolom komentar.

Reportase kegiatan dari Magfirah (Pengurus Komunitas AngingMammiri)


About the Author

Paccarita
Paccarita adalah ikon dari komunitas blogger Makassar, Anging Mammiri Paccarita adalah anak kecil yang ceria dan senang berbagi banyak hal.

Be the first to comment on "Kelas MAM : Membangun Konsistensi Menulis"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*